Jakarta, 23 November2010 - Pagelaran Pameran Desain.ID 2010, resmi ditutup kemarin setelah selama empat hari berturut-turut sejak tanggal 18 hingga 21 November berhasil menarik perhatian para pengunjung dan pencinta desain interior Indonesia.
Pameran Desain.ID 2010 yang menggunakan lahan lebih dari 11.000 meter persegi ini di dukung oleh lebih dari 200 peserta yang berasal dari dunia desain interior, baik desainer, produsen kecil, menengah hingga para produsen besar di industri desain interior. Pada penyelenggaraan pertamanya, Desain.ID 2010 telah berhasil diselenggarakan dengan semarak. Selama 4 hari penyelenggaraannya Desain.ID 2010 berhasil menarik perhatian pengunjungnya dengan berbagai tampilan desain yang inovatif di seluruh area pameran yang meliputi 4 zona bagian, yakni : Zona Inspiration, zona exploration, zona aspiration dan zona elements.
Tidak hanya itu, Desain.ID yang kali ini mengangkat tema "Decoding Space + Experience" juga memberikan berbagai program acara edukatif kepada pengunjungnya melalui berbagai program seminar, workshop hingga program-program talkshow pada area special event zone-nya. Selama berlangsungnya pameran, Desain.ID 2010 juga menghadirkan beberapa sesi seminar desain interior yang didukung oleh pembicara dari luar dan dalam negeri. Hal ini dilandasi karena tugas desainer tidak berhenti sampai permasalahan fungsional dan estetika semata. Desainer juga harus mengambil sikap dalam terus mencari berbagai kemungkinan pemecahan masalah desain, men-decode nilai lokal kedalam desain interior dan furniture agar eksis dalam kancah global, berfikir tentang desain 'hijau' agar bisa tetap berselaras dengan alam, hal ini yang membuat kami mengundang, keynote speaker : Widagdo dan pembicara lainnya, Budi Faisal dan Dwinita Larasati berbicara tentang Bamboo & Green Design, Naning Adiwoso yang mengangkat tema Passive Design, Laretna T. Adhisakti serta Solichin Gunawan yang mengangkat tema Heritage. Pencarian terhadap teknologi baru dalam bidang material seperti yang kita dengar dari Claude Berube yang berbicara tentang Nano Technology. Pengetahuan lainnya adalah Product Design beyond 2010 oleh Geoff Fitzpatrick, Brand Scaping Interior Design oleh Jooyun Kim Ph.D, How to Become a legend oleh Ibu Mak T.H, Design and design Thinking in The Wider scene as Mechanism of 'Agent of change' oleh Adi Panuntun, dan Design Trends 2011 Forecast oleh Chi Wing Lo yang merupakan salah satu desainer Giorgetti.
Bapak Irvan A Noeman selaku Steering Committee Desain.ID menegaskan bahwa "Desain.ID memberikan harapan besar bagi Desainer Interior, maupun Industri interior di Indonesia. Pameran, Seminar dan International Design Conference memberikan insipirasi bagi Desainer maupun masyarakat : Peran desainer mulai bergeser atau berubah. Yang awalnya menghasilkan suatu produk atau space yang fungsional. Kini desainer harus mampu menghasilkan kenyamanan bagi individu maupun masyarakat. Perubahan Iklim dan menipisnya sumber daya alam harus memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan perencanaan yang sadar lingkungan dan menghormati alam". Untuk itulah Tech-Nature diangkat menjadi tema besar tren interior tahun 2011-2012.
Pengunjung dan pemerhati dunia desain interior menunjukan antusiasme yang sangat baik terhadap program seminar dan workshop desain interior tersebut, selama dua kali penyelenggaraan seminar pada pameran Desain.ID 2010 yakni pada 19 dan 20 November tercatat sebanyak lebih dari 300 peserta mengikuti program ini. Sementara, pada workshop Desain.ID yang di selenggarakan pada 21 November 2010 berhasil menarik perhatian 62 peserta. Diharapkan dengan penyelenggaraan seminar dan juga workshop pada Desain.ID kali ini akan menambah dan membuka wacana serta pengalaman baru bagi para pengunjung terhadap penggalian budaya, adat dan potensi sumber daya alam yang kita miliki, khususnya terhadap penerapannya dalam industri desain interior di Indonesia.
"Melalui berbagai program acara pada pameran Desain.ID, HDII ingin memberikan inspirasi dan edukasi bahwa Indonesia memiliki nilai yang sangat tinggi dan dapat dituangkan dalam desain sebuah produk. Lewat pameran Desain.ID kali ini kami juga berharap dapat lebih menumbuhkan rasa cinta terhadap produk dan material interior yang ada di Indonesia", ujar Farida Alaydroes, Chairman pameran Desain.ID 2010.
"Melalui berbagai program acara pada pameran Desain.ID, HDII ingin memberikan inspirasi dan edukasi bahwa Indonesia memiliki nilai yang sangat tinggi dan dapat dituangkan dalam desain sebuah produk. Lewat pameran Desain.ID kali ini kami juga berharap dapat lebih menumbuhkan rasa cinta terhadap produk dan material interior yang ada di Indonesia", ujar Farida Alaydroes, Chairman pameran Desain.ID 2010.
Good Design Tag yang diberikan kepada produk dari industri dan produk dari desainer interior yang dinilai mempunyai desain yang baik juga merupakan salah satu keunikan dari acara Desain.ID ini, selain supporting event yang beragam seperti Book Review oleh Imelda Akmal, Jerry Aurum dan Hadiprana. Talk show oleh beberapa media, acara hip Pecha Kucha x Desain.ID yang menyedot perhatian banyak pengunjung, Sinema Interior Vitra, serta World Toilet Day by ATI. Acara Welcoming Party yang bertempat di Alun alun Grand Indonesia juga merupakan serangkaian acara penting yang merupakan Pre Launching dari Buku Karya Desainer Interior Indonesia 2010, didalamnya menampilkan karya-karya desain interior terbaik anak bangsa yang merupakan anggota HDII.
Menandai suksesnya pelaksanaan Desain.ID 2010 yang telah berlangsung dengan semarak, pada tanggal 21 November 2010, Desain.ID 2010 ditutup dengan acara puncak penyerahanpenghargaan bagi pemenang HDII Designer Award.
Pada puncak acara Award Night 2010 yang di langsungkan di Museum Bank Indonesia, dan di hadiri langsung oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Bapak Jero Wacik, pejabat BI, dan beberapa pejabat daerah lain turut menyaksikan, yaitu telah terpilih para pemenang dari 26 nominasi dari 5 kategori HDII Designer Award 2010. Dimana para pemenang yang terpilih adalah : Taufik Ibrahim untuk kategori tempat kerja (Institusional) dengan karya desainnya Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, kemudian pada Kategori Tempat Komersial Office Tony Sofian berhasil menjadi pemenang dengan karyanya Kayan Putra Utama Office, sedang HDII Designer Award 2010 pada kategori tempat komersial retail berhasil dimenangkan oleh Diana Nazir dengan karyanya Garuda Indonesia Executive lounge. Berikutnya pada Kategori Tempat Penginapan (Hospitality) Iwan Sastrawiguna dengan karyanya Jadul village berhasil menjadi pemenang, sedangkan Tony Sofian untuk kedua kalinya berhasil membawa pulang HDII Designer Award kali ini pada kategori tempat hunian (Residensial) dengan karyanya Private Recidence @ Kemang.
Bapak Arjon selaku Ketua Umum HDII periode 2008-2010 menyampaikan "Dengan berakhirnya pameran Desain.ID 2010, Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) berharap acara ini dapat menjadi acara yang rutin diselenggarakan dan akan menjadi sebuah wadah pertemuan antara industri, para desainer dan masyarakat luas yang dapat memberikan inspirasi tanpa batas yang akan berlanjut dalam ajang pameran Desain.ID berikutnya di tahun - tahun mendatang."
HDII selaku penyelenggara dan Dyandra Promosindo sebagai mitra/pelaksana Desain.ID 2010, menyampaikan ungkapan rasa terimakasih atas komitmen para peserta dan pencinta dunia desain interior untuk terus memajukan industri desain interior Indonesia melalui penyelenggaraan pameran Desain.ID 2010 dan tidak lupa kepada media massa yang telah meliput seluruh kegiatan Desain.ID 2010. Kita akan bertemu lagi di penyelenggaraan pameran Desain.ID berikutnya.