|
|

MUSYAWARAH DAERAH V HIMPUNAN DESAINER INTERIOR INDONESIA
CABANG DKI JAKARTA
  
Oleh : Dina Hartadi, HDII
Musyawarah Daerah V HDII DKI JAKARTA kali ini diadakan 2 hari berturut-turut di Hotel Grand Kemang tanggal 22-23 April 2009 merupakan tanda berakhirnya masa kepengurusan HDII cabang DKI Jakarta periode 2007-2009. Kegiatan MUSDA V kali ini sangat menarik untuk disimak.
Penyelenggaraan Musda kali ini cukup variatif dengan mengambil tema "SUCCESS WITH YOUR PASSION" hal ini ternyata dikaitkan dengan profesi desain interior yang harus selalu punya semangat lebih dalam berkarya agar menghasilkan desain yang berkualitas dan lebih punya taste. Selain itu mengambil latar belakang kondisi krisis global yang melanda dunia tahun ini membuat kita harus siap menghadapi tantangan dengan bekerja lebih berkualitas.
Tema tersebut terasa menyentuh dengan kondisi saat ini dan profesi desain Interior yang memang memerlukan Passion dalam berkarya. Hal ini terbukti dengan cukup banyaknya peserta seminar. Hanya perlu dicermati peserta seminar dihadiri banyak mahasiswa hal ini positif berarti generasi muda sudah mulai tanggap dengan profesi ini, tetapi jumlah anggota HDII DKI yang hadir masih perlu ditingkatkan.
SEMINAR SEHARI DENGAN TEMA "SUCCESS WITH YOUR PASSION"
Hari pertama merupakan acara Seminar sehari dimana sambutan publik sangat menggembirakan dengan banyaknya jumlah peserta (kurang lebih 350 orang) maupun sponsor yang berpartisipasi ( 26 sponsor ). Hal ini sangat menggembirakan mengingat situasi krisis global sempat membuat panitia khawatir akan kesulitan mencari sponsor dan peserta ternyata tidak terjadi.
Acara Musda hari pertama dimulai dengan sambutan ketua panitia : Dina Hartadi dilanjutkan dengan sambutan Ketua HDII-DKI Jakarta periode 2007-2009 Anies Alkurratu Aini dan sambutan Pembimbing Musda Anneke Andriana. Kemudian dilanjutkan dengan dimulainya seminar pertama.
Seminar pagi hari yang berupa talk show menampilkan 3 pembicara yang berpengalaman dalam profesi desain yaitu : Naning Adiwoso , Popo Danes dan Dharma Prayoga. Dharma prayoga sebagai wakil dari generasi muda mengajak kita melihat lebih dalam desain yang berkualitas dan mempunyai semangat passion dengan menggali lebih dalam imajinasi kita terhadap desain, yaitu desain yang tidak selalu fungsional tetapi melihat peluang untuk kreatifitas. Dan sebagai desainer harus punya karakter dan berani tampil beda.
Popo Danes yang merupakan profesional desain Arsitektur & interior Boutiqe hotel yang terkenal dari bali menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang desainer yang kreatif harus konsisten menekuni apa yang akan dikerjakan. Beliau seorang desainer yang peduli terhadap budaya Indonesia (khususnya Bali) dan selalu menyertakan keseimbangan dengan alam (sustinable desain). Hal ini mengantarkan Beliau mendapat Energy award tahun 2008 (lingkup Asia Pasific) untuk salah satu karya boutique hotelnya di Bali. Selain itu beliau juga berbagi pengalaman banyak mempunyai klien luar negeri justru dari pemahaman dan konsistensinya menekuni kearifan budaya lokal dan menyatu dengan alam. Menarik sekali melihat bagaimana passion beliau dalam berkarya yang konsisten pada jalur yang dipilih mejadi kekuatan desainnya.
Naning Adiwoso desainer interior yang mewakili generasi 60th-an begitu banyak pengalamannya di dunia profesi interior desain dan organisasi profesi. Mengelola perusahaan desain dan berbagi pengalaman untuk menjadi desainer yang passion harus mau berbagi ilmu (share knowledge) pada orang lain, melakukan regenerasi di perusahaan, mau berubah (seperti filosophy bunglon) dan membuat perbedaaan agar kita terlihat diantara yang umumnya. Hal yang berbeda yang menjadi kekuatannya adalah desain yang harus selalu mengikuti perkembangan, trend dan menjawab keinginan klien jadi kalau bisa orang tidak bisa menebak gaya desain kita karena selalu berubah begitu ujar beliau. Desainer harus mampu menjabarkan keinginan klien, melihat trend mendatang karena "we design for tomorrow" .
Talk show yang dipandu oleh Otto Satyawan & Dina Hartadi secara lebih formal dan santai membuat suasana segar dan peserta aktif untuk bertanya. Setelah acara makan siang yang diwarnai dengan kunjungan ke stan-stand pameran sponsor yang menarik dan informatif. Pameran ini diikuti oleh PT. Interni Asia, PT. Morelli Mitra Mandiri, PT. Panasonic Gobel, PT. Dharmawan Intersarana, PT. Sukses Teknik Inovasi, PT. Indovickers Furnitama, PT. Multi Tehaka, PT. Aica Indonesia, PT. Anugrah Karunia Alam, PT. Vivere Multi Kreasi, PT. ICI Paints Indonesia, PT. Internusa Keramik Alamsari (Essensa), PT. Technigroup Indonesia, PT. Hunter Douglas Indonesia, PT. Reafo International, Lassale College University.
Acara dilanjutkan dengan fashion show oleh Stephanus Hammy dengan tema Working Dress With Passion". Diperagakan oleh model yang cantik dan menarik dipandang mata tentunya. Menariknya pada sessi peragaan model beberapa pengurus HDII seperti Rohadi, Sakundria, Ika Yuni, Ayu Sawitri Joddy ikut menjadi model. Sambutan pengunjung langsung meriah terutama melihat Rohadi begitu luwes berjalan berlenggak lenggok memperagakan bajunya. Stephanus Hammy juga berbagi pengalaman cara berbusana yang menarik bagi desainer, tips dan trik berpakaian.Menurut beliau kita harus melihat ukuran tubuh dan warna kulit sebelum memilih baju. Pakailah baju yang dijahit sesuai ukuran tubuh agar tidak terlihat kedodoran ataupun kesempitan hingga terlihat lemak ditubuh kita terutama di pinggang dan perut begitu katanya.
Setelah itu acara presentasi produk oleh sponsor PT. Internusa Keramik Alamasri (Essenza) & PT. Interni Asia juga menarik untuk disimak menceritakan keunggulan produknya. Akhir acara hari pertama ditutup dengan menghadirkan Safir Senduk ahli pengelolaan keuangan berbicara mengenai perjalanan karirnya yang dibawakan dengan suasana yang segar dan informal. Beliau juga secara khusus membagikan buku yang ditulisnya kepada peserta seminar dengan cara memberikan pertanyaan kepada peserta. Selain itu juga ada acara pemberian penghargaan kepada seluruh pembicara, sponsor dan pengurus. Acara ditutup dengan pemberian Door Prize kepada pengunjung. Acara seminar hari pertama terasa begitu menarik, informatif dan dibawakan dengan cara yang informal dan segar ala HDII DKI.
ACARA MUSDA
Hari kedua yang merupakan acara utama Musyawarah Daerah V HDII DKI JAKARTA dimulai dihadiri kurang dari separo anggota sehingga sidang ditunda selama 2x30 menit. Meskipun telah ditunda selama itu dan tetap tidak mencapai quorum maka sesuai AD Pasal 28 ayat 2 sidang tetap sah untuk dilanjutkan. Hal ini ternyata masih menjadi pemandangan biasa dalam MUSDA, tentu perlu diperhatikan masalah ini.
Acara dibuka oleh MC Sakundria Satya MW & Ayu Sawitri Joddy yang langsung dimulai dengan laporan kegiatan MUSDA oleh ketua panitia Dina Hartadi sekaligus menawarkan siapa kandidat yang akan memimpin acara Sidang. Akhirnya terpilih Reffrajaya untuk menjadi Pemimpin Sidang yang dibantu oleh Prapanca Muchtar & Sylvia Ika lestari. Setelah itu pembacaan tata tertib dan penunjukan anggota pemeriksa laporan keuangan Bp. Nugroho Widhi dipilih sebagai pengAudit Keuangan dibantu 2 anggota yaitu Bp. Sudi Waluyo dan Ibu. Nadia Wuri Handayani. Acara dihentikan sementara untuk acara coffee break dan ramah tamah kepada peserta pameran yang merupakan sponsor acara.
Acara dilanjutkan dengan laporan pertanggung jawaban Ketua HDII Periode 2007-2009 oleh Anies Alkurratu Aini disampaikan dengan penuh perasaan dalam mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah mendukung beliau semasa menjabat. Tanggapan dari peserta audience cukup positif.
Hasil laporan keuangan dapat diterima dengan baik, meskipun ada saran dari para pemeriksa keuangan agar sebelum pelaporan dapat dilakukan audit terlebih dahulu sehingga waktu pemeriksaan yang sempit tidak menghalangi hasilnya.
Acara selanjutnya sidang komisi dilakukan dengan rapat tiap komisi yang menggodok rencana kerja periode mendatang. Tentu saja saran ini akan diberikan kepada ketua HDII DKI mendatang setelah dipelajari apakah semua saran dapat diterima dan tidak menyalahi aturan HDII. Dalam kelompok diskusi komisi situasinya terlihat aktif dan bersemangat sampai-sampai ada komisi yang melakukan diskusi perdebatan yang cukup serius.
Acara selanjutnya adalah pemilihan ketua HDII DKI JAKARTA periode 2011-2013. Kali ini pemilihan ketua terhitung cukup seru dan meriah mengingat yang mencalonkan diri ternyata ada 5 :
- Luluk Dwi Nugroho, HDII
- Andreas Laratsemi, HDII
- Dina Hartadi, HDII
- Lea A Aziz, HDII
- Nuarista Edi Nugraha, HDII
Menariknya seluruh kandidat diminta duduk di depan peserta dan Masing - masing diberi kesempatan membacakan visi dan misi. Menarik sekali melihat calon ketua mempresentasikan dirinya, ada yang melalui puisi, ada yang berbicara secara gamblang, ada yang menutup presentasinya dengan pantun. Meskipun demikian ada usulan dari Franscis Surjaseputra agar di masa mendatang perkenalan calon ketua dibuat lebih awal dan terinci agar anggota lain yang akan memilih dapat lebih mengenal calon ketuanya. Hal ini tentunya masukan yang positif. Terlihat kebersamaan dalam pemilihan ketua ini yang tentunya demi untuk kemajuan profesi yang kita cintai ini. Pada putaran pertama ternyata dihasilkan nominator 2 kandidat tertinggi yaitu Lea Aviliani S Aziz dan Dina Hartadi.
Putaran kedua terasa lebih mendebarkan, dengan 2 kandidat terpilih maka dilakukan voting kedua. Nilai yang susul menyusul membuat suasana tegang tapi tetap saja santai dan gugup. Pada akhirnya yang terpilih sebagai Ketua HDII DKI JAKARTA Periode 2011-2013 adalah DINA HARTADI dengan nilai 84 suara. Pemilihan ini diakhiri dengan pemenang diminta menyampaikan sepatah kata, Dina mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak terutama teman - teman panitia HDII dan senior HDII dan mengharapkan kerjasama yang baik diantara semua pihak.
Setelah itu acara ditutup dengan Pelantikan Ketua HDII DKI JAKARTA Periode 2009-2011 Rohadi yang juga menyampaikan sepatah kata keinginan untuk bekerja lebih baik dan mendapat dukungan dari seluruh anggota & pengurus pusat dalam masa kerjanya. Pelantikan dilakukan oleh Anies Alkurratu Aini.
Rangkaian acara ditutup dengan pemberian kenang-kenangan kepada seluruh pihak yang terkait dalam acara maupun kepanitiaan serta foto bersama. Secara keseluruhan acara MUSDA V ini berakhir dengan baik, sukses dan lancar tentunya ini semua berkah & Rahmat dari Tuhan dan juga berkat bantuan seluruh rekan-rekan seprofesi. Kita akan memberikan selamat bekerja kepada ketua baru. Semoga amanat dari MUSDA V ini dapat diterapkan dan dikembangkan dalam masa kepemimpinannya. Selama bekerja.
|


|