>> News

latest news
info
calendar events

















































Copyright © 2009 hdii.or.id
All rights reserved.

Seminar HDII DKI Jakarta
SEMINAR "GREEN INTERIOR"
Seminar ini disponsori oleh :
PT. ICI PAINTS INDONESIA, PT. MARGA BHARATA, PT. ONNA PRIMA UTAMA, PT. MULTI MAYAKA, PT. REAFO INTERNATIONAL, PT. SUKSES TEKNIK INOVASI, PT. DATASCRIP, PT. HAFELE INDOTAMA, ARBOR & TROY



HDII DKI JAKARTA pada tanggal 20 januari mengadakan seminar "Go Green Interior" di JDC ruang lotus. Acara ini diadakan karena merespon kondisi saat ini dimana Issue Green semakin berkembang. Sebagai Organisasi yang menghimpun profesi Interior Desainer maka HDII DKI JAKARTA merasa perlu untuk mensosialisasikan trend "Green Building" ini. Secara khusus di fokuskan pada bagaiman cara menerapkan Desain Interior yang ramah lingkungan. Acara seminar "Go Green Interior" ini memberikan penjelasan secara lengkap. Mulai dari mengapa Dunia perlu merespon penggunaan bangunan yang ramah lingkungan, mengapa itu menjadi perlu, apa yang dimaksud dengan Bangunan ramah lingkungan dan bangaimana sebenarnya konsep Green Interior. HDII DKI JAKARTA mengundang pembicara-pembicara dari Green Building Counsil Indonesia (GBCI) sebuah lembaga nirlaba yang menyebarluaskan konsep Green Building dan kelak akan mengurusi Sertifikasi Bangunan Ramah Lingkungan. Menghadirkan pembicara : Ibu Naning Adiwoso, HDII beliau menjelaskan efek pemanasan global yang diakibatkan oleh kegiatan manusia. Dimana bangunan ternyata memberikan kontribusi dalam merusak lingkungan.Peningkatan suhu bumi kita diakibatkan aktifitas manusia. Cuaca yang berubah secara ekstrim, bencana yang terjadi dimana-mana (kebakaran hutan, badai katrina, tsunami) naiknya air laut karena es di kutub yang mencair dalam jangka panjang akan membahayakan bumi kita. Karena itu menjadi kesepakatan dunia agar negara-negara mengurangi jejak carbon (carbon footprint) dengan cara melakukan praktek-praktek ramah lingkungan. Bapak Rana Yusuf memberikan pemahaman apa saja yang harus dilakukan dalam menerapkan prinsip-prinsip Bangunan Ramah Lingkungan yaitu : manajemen tapak, hemat energy, hemat air, pengolahan sumber daya Alam & limbah, Kualitas Udara dalam ruang dan manajemen bangunan. Beliau juga menjelaskan tentang organisasi GBCI yang berinduk kepada World Green Building Council dimana setiap negara hanya ada 1 konsil yang diakui : untuk indonesia GBCI. Dan GBCI akan melakukan sertifikasi bangunan yang dinamakan "Greenship". Sehingga desainer perlu mengetahui apa saja kaidah yang ditetapkan bangunan green tersebut.
Bapak Shinta Marino dari PT. Philip Indonesia menjelaskan tema : Green Lighting yaitu bagaimana cara melihat, memilih dan menggunakan pencahayaan yang ramah lingkungan.Dimana perkembangan lampu LED akan menjawab kebutuhan akan hemat energi. Lampu solar cell yang juga akan banyak digunakan. Ibu Ning Purnomohadi menjelaskan tema : Green Landscape : bagaimana mendesain dan memilih tanaman yang sesuai dengan konsep green.Menciptakan micro klimate dengan memperbanyak area hijau dengan tanaman dan pepohonan rindang akan membantu mendinginkan bangunan. Selain itu suhu lingkungan yang banyak terdapat pohon peneduh biasanya lebih rendah dibandingkan suhu sekitarnya.
Dari HDII DKI JAKARTA: wakil ketua HDII DKI JAKARTA Ibu Dina Hartadi, HDII menjelaskan tema : Green Interior yaitu bagaimana menerapkan konsep Green Interior. Green Interior menekankan kepada menciptakan ruang yang sehat dan kualitas ruang yang baik karena udara dalam ruang seringkali tidak sehat dibanding udara luar ruang sehingga memastikan udara dalam ruang yang sehat bertujuan akhir untuk meningkatkan produktifitas. Untuk interior : pemilihan material yang tepat menjadi penting : prinsip reduse, reuse and recycle. Material bersertifikat, material lokal (regianal material), material yang mudah diperbaharui seperti bambu, dan material yang tidak mengandung racun dalam proses pembuatan, pemasangan dan bahan itu sendiri.

Acara seminar "Go Green Interior" ini terbilang sukses. Dengan jumlah peserta melebihi prediksi awal panitia dan keseriusan mendengarkan materi seminar dari tiap pembicara. Mudah-mudahan ini menandakan profesi desain Interior semakin aktif dan tidak mau tertingggal oleh pengetahuan baru. Dengan antusiasme ini semestinya HDII perlu mengadakan seminar series yang bertujuan memperkaya pengetahuan desainer dengan tren-tren yang sedang berkembang. Sehingga diharapkan profesi Desain Interior Indonesia tidak kalah bersaing dengan dunia luar.